Direktur Pendidikan Bappenas Menjadi Dies Reader  Pada Dies Natalis UTU Ke-12
  • UTU News
  • 12. 11. 2018
  • 0
  • 484

MEULABOH – Universitas Teuku Umar (UTU) peringati hari lahirnya (dies natalis) yang  ke-12. Peringatan dies natalis yang dilaksanakan di Aula Utama UTU, 12 November 2018, dihadiri sekaligus menjadi Dies Reader menyampaikan orasi ilmiah adalah Amich Alhumami, MA, M. Ed.,Ph.D, Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas. Dies Natalis UTU Ke-12, dibuka Rektor UTU, Prof. Dr. H. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA.

Selain itu, Dies Natalis UTU ke-12 juga dihadiri  Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Hukum dan Pemerintahan, Drs. H. Rahmad Fitri HD, MPA,  mewakili Gubernur Aceh, sekaligus menyampaikan arahan dan sambutannya. Hadir Danrem 012/TU, Kapolres Aceh Barat, Wakil Bupati Aceh Barat, anggota legislatif Aceh dan Aceh Barat, para Wakil Rektor, Para Dekan, anggota senat universitas, dosen dan mahasiswa UTU.

Amich Alhumami dalam orasi ilmiah pada dies natalis ke-12 UTU, “Pendidikan Tinggi-Iptek di Era Revolusi Industri 4.0” antara lain mengatakan, bangsa yang berkualitas ditentukan oleh pendidikan yang bermutu. Keunggulan suatu negara tercermin pada penguasaan Iptek, kapasitas inovasi, dan produktivitas ekonomi.

Dijelaskan, tingkat keunggulan suatu negara dapat diukur melalui dua hal penting yaitu pertama; knowledge index, mengukur kemampuan suatu negara dalam mengadopsi dan melakukan difusi iptek untuk meningkatkan kamanjuan bangsa. Kedua; knowledge economy index, mengukur bagaimana iptek dijadikan sebagai kekuatan penggerak dan percepatan pembangunan ekonomi. Merujuk pada kedua indeks tersebut posisi Indonesia belum dapat diketahui pasti berada pada peringkat berapa atau kategori mana; sementara negara-negara tetangga terdekat seperti Malaysia, Thailand, Taiwan, apalagi Korea Selatan, dianggap punya keunggulan dalam hal penguasaan iptek dan pengembangan inovasi untuk menopang pembangunan ekonomi.

Amich Alhumami menegaskan, pengembangan perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan, pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi antara lain dilakukan dengan menggalakkan riset-riset ilmiah dasar dan terapan untuk melahirkan invention dan innovation.

Dalam kesempatan penyampaian orasi ilmiah, Amich Alhumami mengatakan, peningkatan kualitas SDM melalui layanan pendidikan tinggi di Universitas Teuku Umar (UTU) sangat penting dan diperlukan untuk mendukung dan meningkatkan peran UTU dalam pembangunan di Wilayah Aceh. “UTU harus berperan dalam penyediaan SDM yang bermutu dan menguasai iptek serta tenaga kerja terampil menurut bidang keahlian yang dibutuhkan di daerah. Dalam konteks pengembangan wilayah, UTU dituntut lebih berkontribusi dalam menggerakkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di daerah”.

UTU juga perlu menetapkan bidang-bidang keahlian dan bidang ilmu yang menjadi unggulan sesuai dengan konteks dan kebutuhan pembangunan daerah di wilayah Aceh. Dengan ditetapkannya bidang keahlian tersebut, UTU diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam pengembangan perekonomian kawasan, dengan melahirkan lulusan berkualitas untuk menopang pengembangan industry strategis di wilayah Aceh, tambah Amich Alhumami.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur, Rahmad Fitri dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Aceh tidak akan membiarkan UTU berjalan sendiri. Pemerintah Aceh harus mendukung  pembangunan UTU dalam memajukan lembaga pendidikan. Pemerintah Aceh juga akan membantu seratusan masyarakat Aceh yang mengikuti pendidikan di UTU. “Kami juga minta kepada para bupati/walikota yang berada di Barat Selatan Aceh juga harus mendukung dan membantu UTU”. Selain itu, “saya juga akan menyampaikan kepada Plt. Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT, agar membantu melanjutkan pembangunan Mesjid Kampus UTU secara utuh oleh Pemerintah Aceh”, ujar Rahmad Fitri.

Dalam kesempatan itu, Rahmad Fitri menegaskan, UTU telah mampu tampil sebagai salah satu lembaga pendidikan yang siap melahirkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas. Kita berharap prestasi-prestasi yang telah diraih UTU terus dapat ditingkatkan sehingga UTU mampu berdiri dijajaran elite perguruan tinggi di Indonesia. Momentum ulang tahun ke-12 ini diharapkan dapat memperkuat semangat UTU dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA dalam pidatonya antara lain mengatakan, UTU dalam usianya 12 tahun ini , Alhamdulillah telah menunjukkan banyak kemajuan dan terus berupaya agar dapat eksis dalam mengabdikan diri sebagai lembaga pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut berperan aktif dalam pembangunan negara.

“UTU menuju era revolusi 4.0”. Tema ini merupakan wujud peneguhan komitmen UTU untuk terus memantapkan diri sebagai universitas yang tidak hanya mampu bersaing, melainkan benar-benar berkomitmen menjadi institusi pendidikan yang berkualitas dan mampu berperan dalam merealisasikan visi dan misinya sebagai sumber inspirasi dan referensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan bisnis di sektor industry berbasis agro and marine, ujar Prof. Jasman. (Zakir)

Lainnya :