Dosen FPIK UTU Sosialisasi Revitalisasi Hutan Manggrove Bagi Siswa SMA
  • UTU News
  • 22. 10. 2018
  • 0
  • 533

MEULABOH – Mohammad Gazali, M.Si, Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU) melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam hal ini bagi kalangan siswa/siswi SMA Negeri I Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Pengabdian tersebut tentang revitalisasi hutan mangrove dalam menopang perekoniam masyarakat pesisir.

Mohammad Gazali mengatakan, Pesisir Aceh Barat yang memiliki ekosistem hutan mangrove yang masih alamiah berada di Gampong Kuala Bubon dengan biodiversitas hayati laut yang tinggi untuk menopang perekonomian masyarakat pesisir Aceh Barat. Dalam ekosistem mangrove terdapat berbagai biota laut yang berasosiasi yang memiliki nilai ekonomis penting seperti biota krustacea, ikan, hewan moluska dan lain sebagainya.

            Berdasarkan observasi lapangan, spesies mangrove yang hidup dan berkembang di pesisir Kuala Bubon, Aceh Barat seperti Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Nypah fruticans, Avicennia sp, dan Bruguiera sp. Oleh karena itu, kami sebagai Dosen Ilmu Kelautan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Mandiri Terencana (PPMT) dalam interval waktu 3 bulan dengan kegiatan meliputi sosialisasi konservasi hutan mangrove di SMAN 1 Samatiga, pengenalan ekosistem mangrove langsung ke lokasi hutan mangrove, dan pelatihan pembibitan mangrove. 

            Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut untuk mempersiapkan generasi muda yang peka terhadap lingkungan pesisir dengan membekali ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang konservasi hutan mangrove agar ke depan mereka dapat menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove secara bertanggung jawab. Untuk itu, SMAN 1 Samatiga dapat dipertimbangan merupakan salah satu sekolah yang berdekatan langsung dengan kawasan hutan mangrove. Selain itu, Kami juga mensosialisasikan keberadaan prodi ilmu kelautan kepada murid-murid SMAN 1 Samatiga agar mereka dapat melanjutkan pendidikan sarjana S1 ke prodi tersebut untuk memperoleh pengetahuan yang lebih spesifik terkait bidang kelautan termasuk ekosistem mangrove. (Zakir)

Lainnya :