DOSEN PRODI MANAJEMEN LAKUKAN EDUKASI TALENTS MAPPING
  • Prodi Manajemen
  • 25. 02. 2020
  • 0
  • 487

Meulaboh: Tiga Dosen Prodi Manajemen Universitas Teuku Umar  melakukan edukasi talents mapping pada siswa SMAN 1 Meuruebo, Aceh Barat (sabtu, 22/2/2020). Ketiga dosen tersebut adalah Yusnaidi  MComm (mkt), Mirdha Fahlevi SI SE MSM dan Tamitha Intassar Husen SE MBA. Kegiatan ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat dosen dengan topik human capital, salah satu cabang dari disiplin ilmu manajemen. Acara yang berlangsung di aula sekolah setempat dmulai jam 09.00 s.d 11.30 WIB diikuti oleh sebanyak 58 siswa.   

Kepala SMAN 1 Meureubo, Mukhsin SPd dalam sambutannya pada sesi pembukaan mengatakan bahwa kegiatan talents mapping merupakan hal yang sangat penting bagi siswa sekolah menengah atas. Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa dapat mengenal potensinya sebelum melanjutkan pendidikan ke janjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Pemateri sesi pertama, Mirdha Fahlevi SI SE MSM memaparkan pentingnya talents mapping bagi siswa SMA Pada saat ini. Hal ini disebabkan karena kondisi saat ini menunjukkan bahwa mayoritas lulusan sekolah menengah atas masih belum mengetahui bakat minatnya dalam meniti karir maupun melanjutkan ke studi ke pendidikan yang lebih tinggi. Akibatnya, banyak generasi muda yang salah memilih jurusan pendidikannya. Ekses dari kondisi ini adalah kesulitan memperoleh pekerjaan setelah menjadi sarana. Pada aklhirnya, kondisi ini akan menambah jumlah pengangguran di Aceh.

Pemateri sesi kedua, Yusnaidi MComm(mkt) memaparkan tentang aplikasi talents mapping dalam kehidupan sehari hari. Penerapannya dimulai dari level individu dengan mengenali bakat dan minat masing-masing. Level selanjutnya adalah interpersonal dalam kehidupan bermasayrakat, pada level ini setiap individu diarahkan untuk menjadi dirinya sendiri dengan cara bekerja dan berkontribusi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Kondisi ini akan membangun kolaborasi yang baik antar elemen masyarakat sesuai dengan budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Pada kesempatan ini, Yusnaidi juga menenakan bahwa Kesuksesan mengenal bakat merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu dalam bekerja dengan kinerja yang baik.

Pada sesi terakhir, para peserta menjalani talents assessment dengan mengisi sejumlah kuesioner yang dipandu oleh Tamitha Intassar Husen SE MBA. Talent assessment bertujuan untuk mengetahui bakat dan minat siswa sehingga dapat membantu mereka dalam mengenal potensi diri dan jati dirinya. (Mirdha)

Lainnya :