Enam Pusat Lingkup UTU Menangkan Hibah Detasering Dikti
  • UTU News
  • 29. 09. 2020
  • 0
  • 331

MEULABOH - UTU | Detasering atau “pengumandahan” adalah penempatan pegawai untuk bertugas di suatu tempat dalam jangka waktu tertentu. Selain di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Program Detasering juga diselenggarakan oleh berbagai instansi dan kementerian lain dengan tujuan yang sama, yaitu menugaskan pegawai untuk melaksanakan suatu tugas di daerah tertentu.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara khusus melaksanakan Detasering untuk memberikan pembinaan dalam bidang kualitas keterampilan sumber daya manusia melalui skema non-studi lanjut serta aspek manajerial perguruan tinggi (penguatan kapasitas institusi). Program ini dilaksanakan melalui penugasan dosen pakar keilmuan dan/atau ahli dalam keterampilan dari Perguruan Tinggi Sumber untuk bertugas di Perguruan Tinggi Sasaran dalam jangka waktu tertentu.

Tahun 2020, UTU berhasil memenangkan hibah Detasering sebagai Perguruan Tinggi Sasaran (Pertisas). Terdapat dua program utama dengan enam kegiatan yang berhasil lolos, yaitu:
1. Program Pembelajaran – Pengembangan dan pemutakhiran kurikulum yang diusulkan melalui Pusat Kurikulum dan Bahasa oleh Firman Parlindungan, S.Pd., M.Pd., Ph.D.
2. Program Penelitian – Pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah yang diusulkan melalui Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia oleh Dr. Uswatun Hasanah, M.Si.
3. Program Pengabdian Masyarakat – Pelatihan untuk melibatkan mahasiswa dalam KKN tematik yang diusulkan melalui Pusat KKN oleh Teungku Nih Farisni, S.K.M., M.Kes.
4. Program Penelitian – Pendampingan perolehan HKI (Paten, Hak Cipta, dll) yang diusulkan oleh Pusat HKI oleh Mirdha Fahlevi SI,S.E,M.S.M.
5. Program Pembelajaran – Pendampingan penulisan buku ajar dan buku teks yang diusulkan oleh Pusat MKU oleh Samwil, S.Pd.I., MA.
6. Tata Kelola Perguruan Tinggi – Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu yang diusulkan oleh Triyanto, S.Sos., M.A.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para koordinator pusat di lingkup UTU yang telah berhasil memenangkan hibah tersebut. Beliau juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan dapat diikuti oleh segenap civitas akademika UTU dengan serius, sehingga output yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan maksimal.

Kegiatan detasering tersebut akan dimulai pelaksanaannya pada awal Oktober 2020. Seluruh kegiatan yang diusulkan telah sesuai dengan kebutuhan di Universitas Teuku Umar. Keterlibatan UTU dalam program detasering ini tentunya menunjukkan keseriusan UTU dalam meningkatkan kinerja dan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi menuju kampus “sumber inspirasi dan referensi”. (Firman Parlindungan)

Komentar :

Lainnya :