FPIK-UTU Ambil Peran Dalam Pembentukan Wilayah Perlindungan Laut di Aceh Jaya
  • UTU News
  • 20. 09. 2019
  • 0
  • 399

MEULABOH, UTU – Sebanyak 60 peserta dari enam instansi pemerintahan dan tujuh panglima laot lhok mengikuti kegiatan konsultasi publik ke-III Rencana Pengelolaan Zonasi (RPZ) Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Taman Pesisir di Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (18/9).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya ini berlangsung di aula sekretariat daerah kabupaten Aceh Jaya. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar menjadi satu-satunya peserta lembaga yang berasal dan instansi perguruan tinggi dalam konsultasi publik tersebut.

Samsul Bahri, S.Kel., M.Si utusan FPIK yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebutkan tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan hasil kajian ekologi dan sosial ekonomi yang ditampilkan dalam bentuk peta rancangan kawasan perlindungan dalam mendukung upaya pembentukan KKLD pada beberapa kawasan di kabupaten Aceh Jaya.

Kegiatan di buka oleh kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Aceh Jaya Dr. Ir. Ilyas, MP. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa proses pembentukan KKPD Aceh Jaya telah berlangsung sejak lima tahun yang lalu, proses tersebut tentunya banyak melibatkan berbagai lembaga baik dari lembaga pemerintahan, lembaga perguruan tinggi dan lembaga non pemerintahan.

Universitas memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pembangunan suatu wilayah. Dalam hal ini, pendekatan ilmiah sangat penting dilakukan dalam proses pembentukan suatu kawasan perlindungan laut. Sebagai fakultas yang berfokus pada pengembangan kelautan dan perikanan, FPIK telah banyak melakukan berbagai penelitian dan pengabdian yang berkaitan dengan perikanan, penangkapan dan sumber daya alam laut lainnya di wilayah pantai barat selatan. Adapun fokus FPIK lainnya adalah kegiatan konservasi laut.

Dengan adanya kerjasama dan keterlibatan instansi perguruan tinggi terhadap pembangunan wilayah pesisir di Aceh, diharapkan dapat memberikan sumbangsih dan kemajuan yang besar khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pertimbangan dalam penentuan kebijakan pembangunan suatu wilayah pesisir.

Universitas Teuku Umar berfokus pada penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat yang berkaitan dengan agro and marine, hal ini sesuai dengan nawacita universitas teuku umar yang fokus terhadap pengembangan agro and marine industry 4.0. (***)

Komentar :

Lainnya :