“Membangun SDM FKM UTU yang Handal” jadi Tema Siaran RRI Meulaboh
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
  • 18. 09. 2019
  • 0
  • 838
  • AKADEMIK

Meulaboh – Jajaran Pimpinan Universitas Teuku Umar yang diwakili oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Prof. Dr. drh. Darmawi, M.Si, Kabag Perencanaan, Kerjasama, dan Humas Universitas Teuku Umar (UTU) Ahmad Fauzi, S.Pd., Wakil Dekan II FKM Susy Sriwahyuni S, SKM, M.Si., Dan Zakiyuddin, SKM, M.Kes Sekretaris Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) FKM UTU melakukan siaran di Pro 1 RRI Meulaboh dengan mengangkat Tema “Membangun SDM FKM UTU yang Handal” pada hari Selasa, 17 September 2019.

Siaran yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu bentuk tindak lanjut dari kerjasama antara pihak Universitas Teuku Umar dengan RRI Meulaboh. Dekan FKM UTU menyampaikan terkait universitas dan FKM UTU dimana “Universitas Teuku Umar merupakan satu-satunya Universitas Negeri di Barat Selatan Aceh dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UTU merupakan satu-satunya FKM Negeri di Aceh. Dan saat ini FKM UTU sudah terakreditasi “B” oleh LAM-PTKes., sehingga mutu dan kualitasnya baik dari segi SDM maupun sarana prasarana tidak diragukan lagi” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini dibahas “terkait SDM yang handal dapat dibuktikan dengan rata-rata jenjang pendidikan dosen di FKM UTU yaitu Magister/ S2 serta terdapat dosen dengan jenjang pendidikan Doktor/S3 lulusan luar negeri, serta terdapat dosen yang sedang studi Doktor/S3 baik di dalam maupun luar negeri” ungkap Prof. Darmawi.

Selain hal itu, Sampah plastik menjadi topik yang dibahas pada saat siaran, dikarenakan permasalahan sampah plastik merupakan permasalahan global yang harus segera ditangani. “ Hanya 5% sampah plastik yang dapat didaur ulangan secara efektif, sehingga penelitian terbaru memperkirakan akan ada lebih banyak sampah plastik di lautan dibandingkan ikan pada tahun 2050” Ungkap Ahmad Fauzi

Wakil Dekan II menambahkan “Dalam menangani dan mencegah hal itu kita bisa melakukan small action to Big Effect yakni berhenti menggunakan tas plastik, jangan membeli makanan dan minuman yang berwadah plastik, ajak teman dan keluarga untuk melakukan hal yang sama, kurangi dan gunakanlah kemasan daur ulang. Dan hal tersebut sudah UTU lakukan sebagai salah satu green campus yakni dengan cara BYOB (Bring Your Own Bottle) atau membawa botol minuman sendiri” ungkapnya

Selain itu Zakiyuddin menambahkan “dalam menangani permasalahan sampah, salah satu cara lain yaitu kita harus melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, yang pada akhirnya pencemaran/limbah tersebut tidak berdampak pada lingkungan kita baik pada manusia, tanaman maupun hewan. Dan saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengikuti World Clean up Day yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 September 2019 yang berpusat di Lapangan Teuku Umar sebagai bentuk aksi nyata kita dalam menanggulangi permasalahan sampah” ungkapnya.

Lainnya :