Prof. Tan Kamello Beri Kuliah Umum Tentang Hukum di UTU
  • UTU News
  • 18. 04. 2018
  • 0
  • 750

MEULABOH – Prof. Dr. Tan Kamello, SH., MS menyampaikan kuliah umum tentang hukum di depan dosen dan mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU). Kuliah umum yang dilaksanakan jajaran Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UTU, berlangsung di Aula Utama, 16 April 2018.

Kuliah umum yang bertema, “Ilmu Hukum Bagian Dari Rumpun Ilmu Terapan Menurut UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Perguruan Tinggi”, diikuti ratusan dosen dan mahasiswa UTU. Kuliah umum dibuka Wakil Rektor III UTU merangkap Pj. Dekan Fisip, Dr. Teuku Ahmad Yani, SH, M. Hum. Dalam sambutannya, Dr. A. Yani mengajak para dosen dan mahasiswa semua dapat mengikuti kuliah  Prof. Tan dari awal hingga akhir. “Ini materi yang sangat penting, terutama bagi dosen dan mahasiswa ilmu hukum”, ujar Dr. A. Yani

Prof. Tan yang belajar ilmu hukum, dan orang yang ahli hukum harus belajar ilmu-ilmu sosial lainnya seperti ilmu politik, ilmu ekonomi, dan sebagainya. Untuk pengembangan dan untuk mendapatkan hakikat ilmu, mahasiswa hukum  harus melakukan penelitian segala persoalan terkait dengan hukum, termasuk meneliti  persoalan sosial dan segala persoalan dan indikasi hukum dalam keluarga.

Menurut Prof. Tan, UTU sangat besar tantangannya ke depan, paling dekat tantangan itu dengan  Unsyiah. Untuk itu, UTU jangan lengah, perbaharui berbagai program pendidikan yang  terarah.dan sesuai dengan visi misi serta program UTU. “Ini sangat tergantung kepada Pimipinan di UTU, tergantung kepada Dekan dan Rektor, untuk mewujudkannya” ujar Prof. Tan, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatra Utara (USU)

Prof. Tan menyebutkan, pendidikan merupakan sebagai suatu sistem, Untuk itu, pendidikan jangan berbau kapitalizm, dosen dan mahasiswa jangan jadi penonton, “dosen dan mahasiswa harus melakukan penelitian bagaimana kultur bangsa ini, kemana uang APBN itu yang begitu banyak, kemana uang pendidikan yang begitu banyak,  teliti itu”, tegas Prof. Tan.  

 Prof. Tan menjelaskan, kualitas lulusan fakultas hukum harus menjadi prioritas, mampu mengendalikan kepemimpinan, memiliki kualitas dosen, punya standarisasi kurikulum, tersedianya fasilitas yang memadai, komunikatif, memiliki budaya, etika, logika dan estetika, ”Mahasiswa jangan tinggal diam, kalau dosennya memberikan kuliah masih bab I, mahasiswa harus sudah baca bab 2 sampai bab 3. Itu namanya mahasiswa maju, karena ada perintah aktif mengembangkan potensi diri dalam belajar. Selain itu kerja kelompok sangat penting. dan pelajari juga standarisasi kepustakaan. (Muzakkir)

Lainnya :