Seminar Penelitian Makro Ekonomi Aceh 2021 EKP UTU Sarankan Ide Pembangunan
  • Prodi Ekonomi Pembangunan
  • 28. 10. 2021
  • 0
  • 511

Banda Aceh- kinerja pembangunan seiring berjalan waktu, terus meningkat yang tercermin melalui pengalokasian keuangan dan share dari pusat ke daerah (dana perimbangan). Sementara peningkatan pembangunan tersebut justru berhubungan positif dengan kemiskinan dan permasalahan lingkungan.

Upaya dari banyaknya kegiatan berupa implementasi kebijakan belum mampu memnjawab hal tersebut, alih-alih pembangunan, malah Aceh mendapatkan posisi Prov. Aceh menjadi daerah termiskin di Sumatera, sementara hal tersebut agak sedikit tidak logis mengingat banyaknya anggaran yang di alokasikan.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, melaksanakan “Seminar Penelitian Makro Ekonomi Aceh 2021” yang dihadiri oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah; Kabupaten; Kota yang ada di Aceh serta turut pula di hadiri oleh Akademisi dari Perguruan Tinggi di Aceh. Tak terkecuali Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Teuku Umar sendiri yang berkonsentrasi di bidang Agro and Marine. Melalui ajuan berupa saran dari Dr. Helmi Noviar, S.E., M.Si selaku Ka. Prodi EKP FE UTU, mengatakan “pentingnya dalam memetakan permasalahan dasar terkait variabel makro, seperti penggunaan metode yang tepat, seperti Gini Ratio.” Dan turut dilanjutkan oleh akademisi lain yang juga tergabung dalam Prodi EKP FE UTU mengutarakan, pentingnya keikutsertaan nilai lingkungan hidup, baik kawasan pesisir maupun hutan dalam proses pembangunan.

Melalui kegiatan seminar yang diadakan oleh Bappeda Prov. Aceh ini diharapkan dapat menjaring ide, berupa saran dan kritikan, dalam upaya pengentasan kemiskinan. *RJS

Lainnya :